Site icon TraderRR

Empat Grafik dasar dalam Bertrading: Kandil Jepang, Heiken Ashi, Area Chart, Bars

Four basic charts in Trading Technical Analysis

Empat gerak dasar dalam analisa teknis adalah Grafik Kandil Jepang, grafik Heiken Ashi, grafik Area, dan grafik Batang. Setiap jenis grafik memberikan gambaran  berbeda mengenai pasar. Menggabungkan banyak grafik pada waktu yang bersamaan dapat memberikan ikhtisar mengenai pasar harga.

Empat Grafik dasar dalam Bertrading

Grafik Kandil Jepang

Ikhtisar

Grafik kandil Jepang adalah grafik yang biasanya digunakan dalam analisa teknis. Kandil adalah kumpulan set termasuk Harga Pembukaan, Harga penutupan, Puncak, Lembah. Setiap bagian kandil dapat digunakan untuk berbagai indikator untuk membantu Anda mencapai efisiensi analisa teknis.

Daftarkan Olymp Trade Hari Ini dan Dapatkan Gratis $10.000 Dapatkan $ 10.000 gratis untuk pemula

Fitur grafik Kandil Jepang

Grafik Kandil Jepang dalam Analisa Teknis Trading Pasar Harga

Dapat dikatakan bahwa grafik kandil Jepang menunjukkan hubungan antara harga pembukaan dan penutupan, yang membentuk kandil. Keuntungannya adalah Anda dapat dengan mudah mengenali terowongan yang dibentuk oleh puncak dan lembah, yang membuatnya melihat gelombang grafik lebih mudah.

Grafik kandil Heiken Ashi

Ikhtisar

Grafik Heiken Ashi adalah juga grafik kandil, namun tidak dimodifikasi untuk berubah menjadi grafik representasi trend. Yaitu, alih-alih menggunakan harga pembukaan dan harga penutupan, grafik Heiken Ashi mensimulasi harga pembukaan dan penutupan berdasarkan rumus rata-rata. Hanya harga puncak dan lembah yang dipertahankan.

Fitur grafik Kandil Heiken Ashi Candlesticks chart

Grafik kandil Heiken Ashi dalam Analisa Teknis Trading

Kemudian, kandil Heiken Ashi berfluktuasi relatif sedikit karena rata-rata digunakan untuk mengabaikan fluktuasi kecil. Saat Anda melihat grafik yang dibentuk oleh kandil Heiken Ashi, Anda dapat melihat trend harga dengan lebih baik.

Grafik Area

Grafik ini menggunakan garis lurus yang menghubungkan harga penutupan pada setiap sesi. Membentuk garis yang menghubungkan, yang berfluktuasi ke atas dan ke bawah dengan kemiringan yang jelas.

Grafik Area, grafik garis dasar Analisa Teknis Trading Pasar Harga

Bentuk ini hanya untuk mereka yang menyukai kesederhanaan, tidak harus yang terlalu rumit. Contoh yang bagus adalah penggunaan Indikator Bollinger Bands untuk menangkap sinyal saat harga tidak bergerak (datar). Harga yang sama akan membentuk garis horizontal yang akan menyebabkan Bollinger Bands mengecil, yang akan menghasilkan resistance dan support yang sama. Lalu, hanya sinyal divergence, breakout garis support/resistance yang akan membentuk entry muncul.

Daftarkan Olymp Trade Hari Ini dan Dapatkan Gratis $10.000 Dapatkan $ 10.000 gratis untuk pemula

Grafik Batang

Sifatnya sama dengan grafik kandil Jepang namun tampilannya berbeda. Grafik Batang penuh dengan harga penutupan, harga pembukaan, puncak dan lembah. Satu-satunya perbedaan adalah alih-alih bentuknya yang menyerupai kandil, grafik ini berbentuk tabung yang dihubungkan bersamaan.

Grafik Batang dalam Analisa Teknis Trading

Sangat sedikit pengguna yang menggunakan grafik ini hanya karena merasa sudah cukup dengan menggunakan grafik Kandil Jepang.

Kesimpulan

Pada dasarnya grafik Kandil Jepang dan grafik Batang sama saja, dan dapat digunakan baik untuk trading jangka pendek dan jangka panjang.

Grafik kandil Heiken Ashi dan grafik Area harus digunakan untuk transaksi jangka panjang.

Namun, hal terpenting adalah membiasakan diri dengan cara bertrading yang paling nyaman, menguasai strategi dan emosi Anda saat bertrading. Memilih grafik hanyalah alat untuk membantu penilaian Anda, berlatih untuk meningkatkan kemampuan trading Anda ke level tinggi adalah metode yang paling penting.

Exit mobile version